Loncat ke konten
News

Botok Pati dkk Kecewa Ketua DPR Tak Temui Massa Aksi, Puan Bilang Begini

Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono atau yang akrab disapa Botok Pati, menyampaikan kekecewaannya karena Ketua DPR RI Puan Maharani tidak menemui massa aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Massa AMPB menggelar unjuk rasa untuk mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Merespons kekecewaan tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan keterangannya kepada awak media. Puan menyampaikan bahwa DPR senantiasa terbuka m

Muhammad Rayhan 2 menit baca 3 kali dibaca
Botok Pati dkk Kecewa Ketua DPR Tak Temui Massa Aksi, Puan Bilang Begini  — News

Kecewa Tak Ditemui Puan Maharani, Botok Pati Suarakan Aspirasi RUU Perampasan Aset di Gedung DPR

JAKARTA — Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono atau biasa dikenal Botok Pati, menyatakan rasa kecewanya saat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta. Kekecewaan tersebut dipicu karena massa aksi yang datang jauh-jauh dari daerah tidak dapat bertemu langsung dengan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Botok menegaskan bahwa aksi yang diusung kelompoknya murni merupakan gerakan masyarakat tanpa niat membuat kerusuhan. Dalam aksi ini, massa AMPB membawa dua tuntutan utama kepada wakil rakyat:

  • Pengesahan RUU Perampasan Aset: Mendesak DPR RI untuk segera merampungkan dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset.

  • Penegakan Hukum Koruptor: Meminta diberlakukannya sanksi tegas berupa hukuman mati bagi para pelaku tindak pidana korupsi.

Tanggapan Ketua DPR Puan Maharani

Menanggapi ketidakhadirannya secara langsung di tengah massa aksi, Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara dalam sesi konferensi pers. Puan menegaskan bahwa DPR RI pada prinsipnya terbuka terhadap setiap elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi. Namun, seluruh alur penerimaan perwakilan massa aksi tetap harus disesuaikan dengan prosedur, mekanis teknis di kesetretariatan, serta agenda rapat yang berjalan di parlemen.

Puan memastikan DPR tetap menampung aspirasi masyarakat yang masuk melalui perwakilan wakil rakyat maupun komisi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai regulasi yang berlaku.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait

Harga yang Harus Dibayar Mahal Saat WNI Jadi Tentara Bayaran — Nasional
Nasional

Harga yang Harus Dibayar Mahal Saat WNI Jadi Tentara Bayaran

Keputusan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk menjadi tentara bayaran di luar negeri membawa konsekuensi hukum, kebangsaan, dan keselamatan jiwa yang sangat berat. Secara hukum, tindakan ini melanggar Pasal 199 KUHP yang mengancam pelaku dengan pidana penjara paling lama enam tahun karena bergabung atau berlatih dengan kekuatan militer asing. Selain ancaman pidana, WNI yang terlibat juga terancam kehilangan status kewarganegaraannya serta membuat posisi diplomasi Indonesia melemah ketika mereka t

· Muhammad Rayhan · 2 menit baca

BGN Anggarkan Rp 373,3 Miliar untuk Standarisasi Dapur hingga Pelatihan Petugas  — News
News

BGN Anggarkan Rp 373,3 Miliar untuk Standarisasi Dapur hingga Pelatihan Petugas

Badan Gizi Nasional (BGN) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 373,3 miliar yang difokuskan pada penguatan operasional dan teknis program pemenuhan gizi. Alokasi dana ini utamanya ditujukan untuk standardisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta penyelenggaraan pelatihan bagi para petugas penyaji makanan. Langkah tersebut diambil guna memastikan kualitas, keamanan, dan tata kelola penyediaan gizi berjalan sesuai pedoman yang ditetapkan

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca

Trump Ancam Balas Serangan Iran ke Pangkalan AS: Kami Akan Pukul Keras  — Internasional
Internasional

Trump Ancam Balas Serangan Iran ke Pangkalan AS: Kami Akan Pukul Keras

Peristiwa: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan akan memberikan balasan keras terhadap serangan rudal dan drone yang diluncurkan Iran ke pangkalan militer AS di Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA). Pernyataan Utama: Dalam wawancaranya bersama Fox News, Trump menyatakan, "Kami akan memukul mereka dengan keras. Akan ada respons". Kondisi Pertahanan: Trump mengklaim bahwa sistem pertahanan udara AS berhasil mencegat sebagian besar proyektil serangan yang masuk.

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca

WNI Ditemukan Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Fuji — News
News

WNI Ditemukan Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Fuji

Peristiwa: Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) laki-laki berusia 57 tahun ditemukan meninggal dunia di jalur pendakian Gunung Fuji, Jepang. Kronologi Kejadian: Korban memulai pendakian bersama rombongan tur dari Pos 5 Fuji-Yoshida pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Setelah jeda makan siang, korban terpisah dari rombongan dan tidak muncul di titik pertemuan yang disepakati. Korban kemudian ditemukan oleh pendaki lain dalam posisi tergeletak tengkurap di jalur pendakian.

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca