Pendaki WNI Ditemukan Meninggal Dunia di Jalur Pendakian Gunung Fuji
TOKYO — Seorang pendaki asal Indonesia ditemukan meninggal dunia saat melakukan aktivitas pendakian di Gunung Fuji, gunung tertinggi dan paling ikonik di Jepang. Korban merupakan seorang pria berusia 57 tahun yang tengah mengikuti tur pendakian bersama rombongannya.
Berdasarkan keterangan Kantor Polisi Fuji-Yoshida di Prefektur Yamanashi, korban diketahui memulai perjalanan dari Pos 5 jalur Fuji-Yoshida pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Namun, setelah sempat beristirahat untuk makan siang, korban dilaporkan terpisah dan tidak kembali ke titik kumpul yang telah disepakati bersama rombongan turnya.
Keberadaan korban baru terungkap setelah pendaki lain menemukan tubuhnya tergeletak dengan posisi tengkurap di area jalur pendakian. Petugas yang menerima laporan segera melakukan proses evakuasi membawa korban turun ke Pos 5. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat di Kota Fujikawaguchiko, tetapi tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
Dugaan awal kepolisian mengindikasikan bahwa korban menghembuskan napas terakhir akibat serangan jantung mendadak. Perubahan cuaca yang drastis serta jalur pendakian yang curam di Gunung Fuji sering kali menjadi tantangan fisik yang berat, terutama bagi pendaki yang memiliki riwayat kesehatan tertentu. Kasus ini tengah ditangani oleh otoritas setempat bersama perwakilan Pemerintah RI di Jepang untuk proses pemulangan jenazah ke Tanah Air.