Loncat ke konten
News

Polisi Cegat Massa yang Baru Datang ke Depan Gedung DPR untuk Demo 27 Agustus

Kepolisian mencegat dan membatasi pergerakan kelompok massa aksi yang baru tiba di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus. Langkah pencegatan ini dilakukan petugas guna menjaga kondusivitas, mengantisipasi penumpukan massa di area vital, serta mencegah potensi kerusuhan. Meski sempat terjadi negosiasi dan ketegangan di lapangan, aparat mengarahkan massa agar tetap menyampaikan aspirasi secara tertib di titik aman yang telah ditentukan.

Muhammad Rayhan 1 menit baca 7 kali dibaca
Polisi Cegat Massa yang Baru Datang ke Depan Gedung DPR untuk Demo 27 Agustus  — News

Suasana di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI kembali memanas seiring hadirnya gelombang massa aksi baru pada Selasa (27/8). Untuk mengantisipasi potensi kericuhan dan kemacetan parah di jalur protokol, aparat kepolisian bergerak cepat mencegat rombongan yang baru tiba sebelum mereka mendekati gerbang utama.

Barikade beton dan kawat berduri tampak membentang di sejumlah titik akses menuju area parlemen. Petugas gabungan yang bersiaga langsung melakukan penyekatan dan imbauan secara persuasif agar kelompok massa tidak merangsek masuk ke area steril. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya eskalasi jumlah demonstran yang terus berdatangan dari berbagai arah.

Proses pencegatan sempat diwarnai adu argumen antara koordinator lapangan dan petugas keamanan. Massa menuntut akses penuh untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung di depan gedung rakyat, sementara aparat berpatokan pada aturan batas wilayah penyampaian pendapat demi keamanan bersama.

Meski situasi sempat memegang, konsolidasi di lapangan akhirnya melunakkan ketegangan. Polisi mengarahkan rombongan massa susulan tersebut ke titik kumpul yang telah disediakan tanpa membubarkan aksi secara paksa. Hingga sore hari, penjagaan ketat di sekitar Gedung DPR terus diberlakukan guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait

Harga yang Harus Dibayar Mahal Saat WNI Jadi Tentara Bayaran — Nasional
Nasional

Harga yang Harus Dibayar Mahal Saat WNI Jadi Tentara Bayaran

Keputusan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk menjadi tentara bayaran di luar negeri membawa konsekuensi hukum, kebangsaan, dan keselamatan jiwa yang sangat berat. Secara hukum, tindakan ini melanggar Pasal 199 KUHP yang mengancam pelaku dengan pidana penjara paling lama enam tahun karena bergabung atau berlatih dengan kekuatan militer asing. Selain ancaman pidana, WNI yang terlibat juga terancam kehilangan status kewarganegaraannya serta membuat posisi diplomasi Indonesia melemah ketika mereka t

· Muhammad Rayhan · 2 menit baca

BGN Anggarkan Rp 373,3 Miliar untuk Standarisasi Dapur hingga Pelatihan Petugas  — News
News

BGN Anggarkan Rp 373,3 Miliar untuk Standarisasi Dapur hingga Pelatihan Petugas

Badan Gizi Nasional (BGN) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 373,3 miliar yang difokuskan pada penguatan operasional dan teknis program pemenuhan gizi. Alokasi dana ini utamanya ditujukan untuk standardisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta penyelenggaraan pelatihan bagi para petugas penyaji makanan. Langkah tersebut diambil guna memastikan kualitas, keamanan, dan tata kelola penyediaan gizi berjalan sesuai pedoman yang ditetapkan

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca

WNI Ditemukan Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Fuji — News
News

WNI Ditemukan Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Fuji

Peristiwa: Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) laki-laki berusia 57 tahun ditemukan meninggal dunia di jalur pendakian Gunung Fuji, Jepang. Kronologi Kejadian: Korban memulai pendakian bersama rombongan tur dari Pos 5 Fuji-Yoshida pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Setelah jeda makan siang, korban terpisah dari rombongan dan tidak muncul di titik pertemuan yang disepakati. Korban kemudian ditemukan oleh pendaki lain dalam posisi tergeletak tengkurap di jalur pendakian.

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca

Jelang Malam Jakarta Mendadak Hujan, Simak Prediksi Lengkap BMKG  — News
News

Jelang Malam Jakarta Mendadak Hujan, Simak Prediksi Lengkap BMKG

Peristiwa: Wilayah Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan mendadak jelang malam hari, meskipun periode saat ini secara umum berada pada fase musim kemarau. Sebaran Hujan: BMKG melaporkan bahwa hujan turun secara tidak merata. Beberapa titik di wilayah Jabodetabek mengalami intensitas hujan ringan hingga sedang pada skala lokal. Faktor Penyebab: Fenomena hujan lokal ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, termasuk aktivitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang diselenggarakan untuk menekan polusi

· Muhammad Rayhan · 2 menit baca