Loncat ke konten
News

Pemkab Lebak Bakal Perbaiki Jalan Rusak Menuju Kawasan Adat Baduy

Rencana Perbaikan: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki infrastruktur jalan menuju kawasan adat Baduy. Tujuan Utama: Meningkatkan aksesibilitas warga lokal, mempermudah mobilitas barang/hasil pertanian, serta mendukung sektor pariwisata budaya Baduy. Fokus Pengerjaan: Perbaikan menyasar titik-titik kerusakan parah di jalur utama yang menghubungkan pusat Kabupaten Lebak menuju pintu masuk wilayah Baduy (seperti area Ciboleger).

Muhammad Rayhan 1 menit baca 5 kali dibaca
Pemkab Lebak Bakal Perbaiki Jalan Rusak Menuju Kawasan Adat Baduy — News

Dukung Sektor Wisata dan Ekonomi Warga, Pemkab Lebak Siapkan Perbaikan Jalan Menuju Kawasan Adat Baduy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan yang menghubungkan wilayah perkotaan menuju destinasi wisata adat Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar. Langkah perbaikan ini diambil untuk menjawab keluhan masyarakat dan wisatawan terkait kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Jalur menuju kawasan Baduy memiliki peran strategis, baik dari segi ekonomi maupun pariwisata. Selama ini, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang kerap memperlambat arus mobilitas warga lokal yang ingin mendistribusikan hasil bumi, seperti gula aren, durian, dan kerajinan tangan. Selain itu, akses yang kurang memadai juga dinilai menghambat potensi kunjungan wisatawan Nusantara maupun mancanegara.

Melalui program perbaikan jalan ini, Pemkab Lebak menargetkan penanganan pada area-area kritis yang rawan kecelakaan dan kerusakan berat. Penataan jalan ini diharapkan tidak hanya mempermudah konektivitas antardesa, tetapi juga memperlancar arus transportasi para pengunjung tanpa mengganggu kelestarian dan tatanan adat masyarakat Baduy.

Dengan akses jalan yang lebih mulus dan aman, Pemkab Lebak optimistis roda perekonomian warga di sekitar kawasan ulayat Baduy dapat berputar lebih cepat, sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya Banten ke tingkat yang lebih luas.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait

BGN Anggarkan Rp 373,3 Miliar untuk Standarisasi Dapur hingga Pelatihan Petugas  — News
News

BGN Anggarkan Rp 373,3 Miliar untuk Standarisasi Dapur hingga Pelatihan Petugas

Badan Gizi Nasional (BGN) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 373,3 miliar yang difokuskan pada penguatan operasional dan teknis program pemenuhan gizi. Alokasi dana ini utamanya ditujukan untuk standardisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta penyelenggaraan pelatihan bagi para petugas penyaji makanan. Langkah tersebut diambil guna memastikan kualitas, keamanan, dan tata kelola penyediaan gizi berjalan sesuai pedoman yang ditetapkan

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca

WNI Ditemukan Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Fuji — News
News

WNI Ditemukan Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Fuji

Peristiwa: Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) laki-laki berusia 57 tahun ditemukan meninggal dunia di jalur pendakian Gunung Fuji, Jepang. Kronologi Kejadian: Korban memulai pendakian bersama rombongan tur dari Pos 5 Fuji-Yoshida pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Setelah jeda makan siang, korban terpisah dari rombongan dan tidak muncul di titik pertemuan yang disepakati. Korban kemudian ditemukan oleh pendaki lain dalam posisi tergeletak tengkurap di jalur pendakian.

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca

Jelang Malam Jakarta Mendadak Hujan, Simak Prediksi Lengkap BMKG  — News
News

Jelang Malam Jakarta Mendadak Hujan, Simak Prediksi Lengkap BMKG

Peristiwa: Wilayah Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan mendadak jelang malam hari, meskipun periode saat ini secara umum berada pada fase musim kemarau. Sebaran Hujan: BMKG melaporkan bahwa hujan turun secara tidak merata. Beberapa titik di wilayah Jabodetabek mengalami intensitas hujan ringan hingga sedang pada skala lokal. Faktor Penyebab: Fenomena hujan lokal ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, termasuk aktivitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang diselenggarakan untuk menekan polusi

· Muhammad Rayhan · 2 menit baca

Lansia di Pekalongan Dicoret Bansos karena Diduga Judol, Padahal Tak Punya HP  — News
News

Lansia di Pekalongan Dicoret Bansos karena Diduga Judol, Padahal Tak Punya HP

Penerima Manfaat: Pasangan lansia Darmi (63) dan Dayat (77), warga Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Permasalahan: Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang biasa mereka terima dicoret/disetop oleh sistem sejak awal tahun karena terindikasi judi online (judol). Kejanggalan: Pasangan lansia ini berada di kelompok ekonomi terbawah (desil satu), buta huruf (tidak bisa baca/tulis), dan sama sekali tidak memiliki ponsel.

· Muhammad Rayhan · 2 menit baca