Loncat ke konten
Internasional

Trump Ancam Balas Serangan Iran ke Pangkalan AS: Kami Akan Pukul Keras

Peristiwa: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan akan memberikan balasan keras terhadap serangan rudal dan drone yang diluncurkan Iran ke pangkalan militer AS di Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA). Pernyataan Utama: Dalam wawancaranya bersama Fox News, Trump menyatakan, "Kami akan memukul mereka dengan keras. Akan ada respons". Kondisi Pertahanan: Trump mengklaim bahwa sistem pertahanan udara AS berhasil mencegat sebagian besar proyektil serangan yang masuk.

Muhammad Rayhan 1 menit baca 3 kali dibaca
Trump Ancam Balas Serangan Iran ke Pangkalan AS: Kami Akan Pukul Keras  — Internasional

Pangkalan AS Digempur Rudal dan Drone, Donald Trump Ancam Balas Iran dengan Keras

WASHINGTON — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan ancaman balasan pascaserangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer AS di Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA).

Dalam keterangannya kepada media Fox News, Trump secara terbuka mengecam tindakan militer Iran dan berjanji akan mengambil langkah aksi balasan yang setimpal. "Kami akan memukul mereka dengan keras. Akan ada respons," ujar Trump menegaskan posisi Washington. Kendati demikian, ia menyebut bahwa mayoritas serangan udara Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan militer AS.

Selain menegaskan kesiapan militer, Trump menyampaikan bahwa sanksi ekonomi yang dijatuhkan AS kepada Iran memberi dampak signifikan terhadap perekonomian negara tersebut. Ia bahkan mengklaim bahwa pihak Teheran berupaya untuk membuka pintu dialog dengan AS.

Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pihaknya tidak berinisiatif untuk memicu perang di kawasan. Namun, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam dan siap merespons secara ketat apabila kedaulatan serta pasukannya terus mendapat serangan. Esakalasi ini memicu kekhawatiran global akan meluasnya konflik militer yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan pasokan energi kawasan.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait

Harga yang Harus Dibayar Mahal Saat WNI Jadi Tentara Bayaran — Nasional
Nasional

Harga yang Harus Dibayar Mahal Saat WNI Jadi Tentara Bayaran

Keputusan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk menjadi tentara bayaran di luar negeri membawa konsekuensi hukum, kebangsaan, dan keselamatan jiwa yang sangat berat. Secara hukum, tindakan ini melanggar Pasal 199 KUHP yang mengancam pelaku dengan pidana penjara paling lama enam tahun karena bergabung atau berlatih dengan kekuatan militer asing. Selain ancaman pidana, WNI yang terlibat juga terancam kehilangan status kewarganegaraannya serta membuat posisi diplomasi Indonesia melemah ketika mereka t

· Muhammad Rayhan · 2 menit baca

BGN Anggarkan Rp 373,3 Miliar untuk Standarisasi Dapur hingga Pelatihan Petugas  — News
News

BGN Anggarkan Rp 373,3 Miliar untuk Standarisasi Dapur hingga Pelatihan Petugas

Badan Gizi Nasional (BGN) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 373,3 miliar yang difokuskan pada penguatan operasional dan teknis program pemenuhan gizi. Alokasi dana ini utamanya ditujukan untuk standardisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta penyelenggaraan pelatihan bagi para petugas penyaji makanan. Langkah tersebut diambil guna memastikan kualitas, keamanan, dan tata kelola penyediaan gizi berjalan sesuai pedoman yang ditetapkan

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca

WNI Ditemukan Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Fuji — News
News

WNI Ditemukan Meninggal di Jalur Pendakian Gunung Fuji

Peristiwa: Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) laki-laki berusia 57 tahun ditemukan meninggal dunia di jalur pendakian Gunung Fuji, Jepang. Kronologi Kejadian: Korban memulai pendakian bersama rombongan tur dari Pos 5 Fuji-Yoshida pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Setelah jeda makan siang, korban terpisah dari rombongan dan tidak muncul di titik pertemuan yang disepakati. Korban kemudian ditemukan oleh pendaki lain dalam posisi tergeletak tengkurap di jalur pendakian.

· Muhammad Rayhan · 1 menit baca

Jelang Malam Jakarta Mendadak Hujan, Simak Prediksi Lengkap BMKG  — News
News

Jelang Malam Jakarta Mendadak Hujan, Simak Prediksi Lengkap BMKG

Peristiwa: Wilayah Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan mendadak jelang malam hari, meskipun periode saat ini secara umum berada pada fase musim kemarau. Sebaran Hujan: BMKG melaporkan bahwa hujan turun secara tidak merata. Beberapa titik di wilayah Jabodetabek mengalami intensitas hujan ringan hingga sedang pada skala lokal. Faktor Penyebab: Fenomena hujan lokal ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, termasuk aktivitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang diselenggarakan untuk menekan polusi

· Muhammad Rayhan · 2 menit baca